Sunday, January 29, 2017

4 Nasehat Guru yang "Terdengar Biasa" Namun Sangat Bermakna Bagi Para Siswa

ina-edu -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.... Bapak/Ibu/Rekan-rekan/Saudara-saudari dimanapun anda berada, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang 4 Nasehat Guru yang Sangat Bermakna Bagi Para Siswa....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- Guru merupakan sosok manusia yang sangat berpengaruh terhadap masa depan dan karir peserta didik. Guru yang dengan penuh keikhlasan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, akan menghasilkan para generasi muda yang hebat dan berkualitas. Selain dari pemberian aspek keilmuan yang diberikan, hal tersebut juga tak lepas dari nasehat-nasehat sang guru ketika berhadapan dengan siswa pada saat di sekolah. Dalam interaksinya dengan murid, guru akan selalu memberikan nasehat - nasehat yang sangat bermnafaat bagi masa depan mereka.

Namun demikian, tidak sedikit dari para siswa yang kurang menyadari akan pentingnya nasehat - nasehat dari para guru. Jangankan nasehat yang sangat berbobot, nasehat yang menurut kita biasa saja dan semua orang dapat menerimanya, siswa masih mengabaikannya. Padahal sesuatu yang simpel dan sederhana pun harus tetap didengarkan. Karena bisa jadi ada sesuatu yang luar biasa dibalik itu semua.

Mari kita simak beberpa nasehat guru bijak yang sekilas nampak sederhana namun akan sangat bermakna bagi masa depan anak didik:

1. "Kamu Jangan Telat Masuk Kelas Lagi!"

Ucapan tersebut adalah sesuatu yang selalu terlontar dari mulut seorang guru, intensitasnya pun bukan 1 atau 2 kali, tapi bisa jadi setiap hari. Keseringan mendengarkan ucapan - ucapan ini, menjadikan siswa terbiasa dan terkadang mengaggap remeh nasehat guru tersebut. Tidak sedikit siswa yang pada akhirnya menganggap ucapannya gurunya tersebut seperti angin yang lewat dan tidak penting untuk didengar. Tapi dibalik itu semua, ungkapan seperti ini memiliki sesuatu yang sangat urgen dan bermanfaat bagi siswa di masa depan. Apa itu? Kedisiplinan.

Guru menyuruh siswa untuk tidak telat masuk kelas terkandung suatu nasehat kedisiplinan bagi anak didiknya. Jika mereka sadar akan pentingnya hal ini, mereka akan berusaha melakukan apa yang dinasehatkan gurunya tersebut. Coba bayangkan, jika sekiranya seorang siswa yang telah lulus dan kebetulan sudah mendapat pekerjaan telat masuk kantor? Ini adalah sesuatu yang lucu. Kebiasaan saat sekolah dibawa-bawa ke pekerjaan. Syukur kalau di sekolah, misalkan telat pun pasti dinasehati tapi kalau di dunia kerja bisa jadi langsung dimarahi atau mungkin di keluarkan dari pekerjaan. 

2. "Jangan menyerah, kalian pasti bisa mengerjakan soal seperti ini!"

Ungkapan seperti ini sering dilontarkan dari mulut sang guru saat berada di kelas. Biasanya ungkapan seperti ini keluar ketika seorang guru melihat anak didiknya merasa frustasi ketika dihadapkan dengan soal yang tergolong rumit. Guru merupakan orang terdidik dan memiliki keprofesionalan dalam pembelajaran, mereka akan tahu bahwa soal yang diberikannya masih bisa dicerna oleh para siswanya. Namun demikian, siswa terkadang beranggapan gurunya telah salah. Sang guru telah memberikan sesuatu yang diluar batas kemampuannya. Yang pada akhirnya siswa hanya terdiam dan senyum - senyum ketika disuruh mengerjakan soal.

Prilaku yang ditunjukan oleh siswa seperti ini adalah sesuatu yang teramat salah. Akan sangat fatal terhadap kepribadian siswa tersebut kelak. Mereka akan cenderung menjadi manusia bertipikal penyerah dan lemah. Mereka akan seketika jatuh dalam keterpurukan jika dihadapkan dengan sesuatu yang dianggapnya sulit.

Mari kita berandai - andai, jika siswa bertipe seperti ini menjadi seorang pebisnis dimasa depannya? Apa yang akan terjadik jika dia mengalami kemerosotan dalam bisnisnya? Apa yang terjadi jika dia gagal dalam merintis bisnis "pertamanya"? Anda bisa jawab sendiri.

3."Kerjakan secara berkelompok, jangan hanya si A!"

Secara tidak langsung pada saat seorang guru menyuruh siswa untuk mengerjakan tugas secara berkelompok, itu mengindikasikan bahwa guru tersebut  tengah mengajari siswanya untuk bekerja sama untuk menyelesaikan suatu tugas atau permasalahan. Namun pada kenyataannya, nasehat dan instruksi dari sang guru sering tidak didengar. Para murid pun lantas tidak melakukan seperti apa yang gurunya katakan. Siswa masih terbiasa mengandalkan satu anak yang dianggap paling pintar untuk mengerjakan suatu tugas yang pada dasarnya harus dikerjakan secara berkelompok. 

Permasalahan ini menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. Siswa yang membiasakan sifat seperti ini akan berimbas pada prilakunya di masa yang akan datang, khusunya lagi di lingkungan sosial dan lingkungan kerja. Pada saat mereka sudah dewasa, dan memasuki suatu instansi tertentu yang didalamnya menuntut para stafnya untuk bekerja sama antar satu dengan lainnya. Maka mereka akan merasa canggung dan tidak bisa melakukan kerja dengan maksimal.

4. "Jangan Mencontek pada saat ulangan!"

Nasehat ini jelas bukan hal yang aneh bagi para kalangan siswa. Guru akan selalu mengingatkan siswanya untuk tidak mencontek pada saat ulangan. Namun demikian, siswa masih saja mencontek meskipun sudah dinasehati beberapa kali. Sungguh sangat miris jika kita melihat realita yang ada. Padahal guru menasehati siswanya untuk tidak mencontek adalah agar siswanya bisa terbiasa menanamkan sikap jujur.

Didunia kerja orang yang jujur akan menjadi sesosok manusia yang dipercaya, tidak hanya sebagai seorang rekan kerja akan tetapi sebagai sosok yang pantas untuk menjadi seorang pemimpin bagi mereka. Tapi sebaliknya, orang yang sudah terbiasa untuk tidak jujur dalam kehidupan sehari - harinya maka hanya akan menghasilkan sebuah penderitaan yang menyakitkan. Dia akan dijauhi dan tidak dipercaya oleh rekan -rekannya.

Itulah 4 nasehat guru bijak yang terdengar biasa saja namun memiliki makna yang sangat bermanfaat bagi masa depan para siswa. Nah bagi anda yang memiliki nasehat lain silahkan tuliskan di kolom komentar! Mari kita menjadi guru yang baik dan berkualitas, sehingga bisa bermanfaat bagi siswa - siswa kita.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkait 4 Nasehat Guru yang Sangat Bermakna Bagi Para Siswa yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Jokowi Ingin Sekolah Ajarkan Penguasaan Teknologi Informasi

ina-edu -- Assalamu’alaikum War....Wab.....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam bahagia selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Jokowi Ingin Sekolah Ajarkan Penguasaan Teknologi Informasi....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin sekolah mengajarkan pengusaan Teknologi Informasi atau Information Technology (IT) kepada para murid. Hal ini dikatakan Presiden saat membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Kamis (26/1/2017).

"Saya juga ingin mengingatkan bahwa ke depan penguasaan IT sangat penting karena itu pengenalan sedini mungkin sekaligus memagari anak-anak kita dari penggunaan sosial media. Ajari mereka misalnya yang di SD mengenai penggunaan microsoft word, excel karena ke depan akan sangat berguna bagi anak didik kita," kata Jokowi.

Dia mengatakan anggaran pendidikan pada tahun 2017 mencapai Rp400 triliun. Anggaran pendidikan tidak sedikit itu kalau arahnya tidak tepat sasaran akan banyak yang hilang percuma. Selain itu, Jokowi juga mengusulkan kembali digalakkan lomba-lomba antarsekolah sejak tingkat kecamatan.

"Dulu saya ingat saat kita masih kecil ada lomba per kecamatan. Setiap semester pasti ada lomba sebelum kita libur. Tapi sekarang tidak banyak, baik lomba olah raga, atau lomba melukis. Mungkin anak-anak sekarang lebih modern jadi ada lomba membuat video, lomba membuat blog, lomba membuat aplikasi," kata Jokowi.

Sekolah juga diminta menumbuhkan rasa sosial murid kepada lingkungan sekitar melalui ekstrakurikuler dan kegiatan kemasyarakatan, Presiden mencontohkan misalnya sebulan atau dua bulan sekali mengunjungi panti jompo supaya ada rasa sosial dalam diri anak-anak.

"Kemudian besih-bersih kampung sekitar, supaya anak-anak memiliki rasa sosial budaya terhadap lingkungannya. Hal-hal seperti ini yang kelihatan mulai kita tinggalkan sehingga kita lupa membangun dan memupuk rasa sosial budaya kepada anak-anak kita," ungkapnya.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Jokowi Ingin Sekolah Ajarkan Penguasaan Teknologi Informasi yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum War....Wab....

Sumber: sekolahdasar

Kemendikbud Dorong Para Guru Dirikan Asosiasi Profesi

ina-edu -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.... Bapak/Ibu/Rekan-rekan, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Kemendikbud Dorong Para Guru Dirikan Asosiasi Profesi....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- JAKARTA -- Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Sumarna Supranata, mengatakan para guru diharapkan dapat mendirikan asosiasi profesi. Asosiasi dinilai berpotensi menjadi medium peningkatan kompetensi guru. 

"Asosiasi profesi guru harus sekumpulan dari guru yang mengampu mata pelajaran sama. Tujuan utama asosiasi ini adalah berpikir secara profesional untuk meningkatkan kompetensi guru," ujar Sumarna usai deklarasi Asosiasi Guru Kimia Indonesia (AGKI) di Jakarta Selatan, Ahad (22/1). 

Saat ini, lanjut dia, baru ada empat asosiasi profesi guru. Keempatnya mewakili guru mata pelajaran Kimia, Bimbingan dan Konseling (BK), IPS dan Ekonomi.

(Baca Juga:

Menurut Sumarna, para guru lain diharapkan dapat membentuk asosiasi sesuai mata pelajaran yang diampunya. "Kami tidak mentargetkan harus ada berapa asosiasi. Asosiasi memang sebaiknya tumbuh dari kesadaran di tingkat guru sendiri," tuturnya.

Keberadaan empat asosiasi nantinya akan dijadikan mitra oleh Kemendikbud. Selain dukungan fasilitas, Sumarna menyatakan pihaknya siap untuk memberikan bantuan peningkatan kompetensi bagi asosiasi guru.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Kemendikbud Dorong Para Guru Dirikan Asosiasi Profesi yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Sumber: republika

Tahukah Anda?? Inilah Daerah yang Miliki Jumlah Guru Terbanyak se-Indonesia

ina-edu -- Assalamu’alaikum War.....Wab.....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam ceria selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Daerah yang Miliki Jumlah Guru Terbanyak se-Indonesia....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- BANDUNG -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai penyebaran guru di Indonesia masih tergolong belum merata. Antara satu kota/kabupaten dengan lainnya cukup signifikan perbedaannya. 

Berdasarkan data yang diterima dari BKN, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Mohammad Ridwan mengatakan Kabupaten Bandung menjadi wilayah dengan jumlah guru terbanyak di Indonesia. Jumlahnya mencapai belasan ribu. "Pada tingkat Kabupaten, sebaran guru terbanyak berada di Pemerintah Kabupaten Bandung dengan jumlah 11.657 guru," kata Ridwan, Rabu (25/1).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan Kabupaten Pegunungan Arfak yang masuk dalam lingkup Provinsi Papua Barat. Kabupaten ini menjadi wilayah dengan jumlah guru terendah yakni hanya 42 guru. 

Kondisi demikian, ujarnya, menunjukkan ketimpangan penyebaran guru terutama di wilayah-wilayah pelosok. "Data-data persebaran guru di tingkat Provinsi dan Kabupaten tersebut memperlihatkan bahwa penyebaran guru yang belum merata. Bahkan ketimpangan kuantitas profesi guru antar Provinsi/Kabupaten berkisar jauh perbedaannya," tuturnya.

(Baca Juga:

Selain itu, sebaran komposisi Guru di tingkat Provinsi maka yang paling banyak berada di Provinsi DKI Jakarta dengan jumlah 33.037 guru. Untuk komposisi sebaran guru terendah tingkat Provinsi terletak di wilayah Provinsi Kalimantan Utara dengan jumlah 1.116 guru.

Ia menyebutkan jumlah sebaran guru yang tidak merata juga menjadi bahan sorotan Presiden RI Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Untuk itu pemerintah kemudian perlu lakukan penghitungan kembali terhadap penyebaran ASN agar merata di seluruh Indonesia.

BKN dan Menpan RB juga fokus pada pendistribusian ASN ke daerah-daerah di tanah air akan lebih fokus pada profesi guru. BKN kemudian petakan komposisi Guru berdasarkan sebaran kuantitas tertinggi dan terendah. "Menyikapi itu, BKN siap bersinergi dengan Kemenpan dan RB serta Kemendikbud untuk melakukan redistribusi sebaran guru yang dianggap belum proporsional," ujarnya.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Daerah yang Miliki Jumlah Guru Terbanyak se-Indonesia yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum War....Wab....

Sumber: republika

Saturday, January 28, 2017

Mantappp! Kabar Baik Soal Gaji Guru Honorer

ina-edu -- Assalamu’alaikum War......Wabarakaatuh....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Mantappp! Kabar Baik Soal Gaji Guru Honorer....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- Gaji guru honorer di SMA/MA/SMK yang menjadi masalah di tingkat provinsi kini bisa teratasi.

Sebab, pemerintah akan memberlakukan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di pendidikan menengah atas.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ‎Didik Suhardi mengatakan, ada beberapa kepala daerah yang menyurat kepada pemerintah.

Mereka meminta kebijakan soal pembayaran gaji guru honorer karena banyak daerah kebingungan mencari sumber pendanaannya.

"Sebenarnya kebijakan soal pembayaran guru honorer jadi kewenangan daerah. Namun, karena banyak guru honorer terancam dirumahkan, sementara di sekolahnya didominasi guru honorer dan guru bantu, maka pusat ikut turun tangan," kata Didik, Jumat (27/1).

(Baca Juga:

Secara prinsip, menurut Didik, pemberian dana BOS untuk SMA/MA/SMK bisa dilakukan.

Namun, pemerintah harus melakukan evaluasi mendalam agar tidak muncul masalah baru.

Misalnya, dana BOS digunakan untuk mengangkat guru honorer baru.

"Kalaupun nanti BOS SMA/SMK akan dijalankan, ada aturan mainnya. Dana BOS hanya untuk membayar gaji guru honorer yang dilimpahkan dari kabupaten/kota ke provinsi. Jadi tidak boleh untuk membayar gaji guru honorer baru karena sudah ada larangan mengangkat honorer sejak 2005," tegasnya. 

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Mantappp! Kabar Baik Soal Gaji Guru Honorer yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum War....Wab....

Sumber: jpnn

Golkar Dorong Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS

ina-edu -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh....
Bapak/Ibu/Rekan-rekan dimanapun anda berada, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Golkar Dorong Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- JAKARTA, (PR).- DPR RI menggelar Rapat Paripurna membahas Rencana revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta. Rapat yang dihadiri 308 anggota DPR RI dari seluruh fraksi ini, dipimpin oleh Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR RI. 

Revisi UU ASN dimaksud untuk mengatur hubungan kerja yang lebih adil dan layak pada ASN, baik ditingkat pusat maupun daerah, sehingga mampu mengoptimalkan upaya terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel serta memiliki pelayanan yang berkualitas. Hetifah Sjaifudian, anggota komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, mewakili fraksinya menyerahkan pandangan dan sikap Golkar terhadap Revisi UU ASN ke pimpinan rapat Paripurna. 

Hetifah mengatkan, Fraksi Partai Golkar menekankan pengaturan ASN sejak penetapan kebutuhannya oleh Pemerintah haruslah disertai dengan perencanaan jadwal pengadaan, jumlah, dan jenis jabatan yang dibutuhkan serta kriteria-kriteria dari masing-masing jabatan ASN yang dibutuhkan.

"Tujuannya agar tidak ada lagi perekrutan ASN tanpa perencanaan yang terjadwal dan perhitungan yang matang antara rasio kebutuhan dan beban kerja dari jabatan yang dibutuhkan," ujar perempuan asal Bandung ini.

(Baca Juga:

Fraksi Partai Golkar juga menyoroti persoalan tenaga horer, PTT (Pegawai Tidak Tetap) yang bekerja lebih dari 5 tahun di instansi pemerintahan namun statusnya belum jelas, padahal jumlah pegawai honorer saat ini jumlahnya 440.000 orang dan 60% diantaranya berprofesi sebagai guru di seluruh pelosok Indonesia. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Hetifah mengatakan, Fraksi Partai Golkar mendorong adanya pengangkatan tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak menjadi PNS sebagaimana dimaksud di atas bisa segera dilakukan secepat-cepatnya dalam waktu 6 bulan dan paling lama 3 tahun setelah revisi UU ini resmi diundangkan.

Fraksi Partai Golkar juga mendukung kejelasan status Pegawai Pemerintah Dalam Perjanjian Kerja (PPPK). Walaupun masa kerja PPPK paling singkat 1 tahun, tetapi apabila mereka di perpanjang masa kerjanya, UU ASN harus mampu memberikan jaminan kepastian sampai kapan masa kerja PPPK. 

"Aturan mengenai PPPK ini dalam perubahan ASN perlu diselaraskan dan diperkuat," lanjut Hetifah.

Terkait kewenangan KASN, Fraksi Partai Golkar menganggap kewenangan KASN saat ini sudah cukup, tidak perlu menambah kewenangan yang lebih besar. Fraksi Partai Golkar mendorong agar KASN dapat memaksimalkan kewenangan yang ada, sehingga kualitas ASN dan capaian kerja ASN dapat menjadi lebih baik. KASN juga harus membuktikan bahwa keberadaannya bukanlah sekedar peluang pemborosan anggaran dan penggemukan birokrasi.

Hetifah juga berharap, revisi UU ASN ini dapat mengatur hubungan kerja yang lebih adil dan layak pada aparatur sipil negara, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkait Golkar Dorong Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Hati Terluka,, Ribuan Honorer K2 akan Kepung KASN

ina-edu -- Assalamu’alaikum War....Wab.....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam bahagia selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Ribuan Honorer K2 akan Kepung KASN. selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- Ribuan honorer kategori dua (K2) dari berbagai daerah terusik dengan pernyataan Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Sofyan Effendy yang meminta Presiden Joko Widodo menolak revisi UU ASN..

Pekan depan, ribuan honorer (K2) itu akan menggelar aksi di kantor KASN, Jakarta.

Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengatakan, pihaknya sudah merapatkan barisan untuk aksi pekan depan. Diperkirakan sekitar lima ribuan honorer K2 akan mengepung Kantor KASN.

"Kami sebenarnya ingin mencapai status PNS dengan cara damai tanpa demo. Namun, penolakan Ketua KASN sudah melukai hati ratusan ribu honorer K2, sehingga kami memutuskan turun ke jalan lagi," ujar Titi kepada JPNN, Minggu (29/1).

Bagi honorer K2, pihak-pihak yang menolak revisi UU ASN adalah musuh bersama. Sebab, hanya dengan revisi itu honorer K2 bisa diangkat PNS.

"Kami ini bukan tanpa pengabdian. Pak Sofyan kayak nggak tahu saja kalau honorer K2 sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun dengan honorarium yang tid‎ak manusiawi," ucapnya.

(Baca Juga:

Sebelumnya Ketua KASN Sofyan Effendy, berharap Presiden Joko Widodo menolak usulan revisi Undang-undang Nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil negara (ASN) yang menjadi inisiatif DPR.

Menurut dia, revisi UU ASN hanya punya dua tujuan. Pertama, membuka jalan untuk memasukkan 1,2 juta pegawai honorer tanpa seleksi menjadi pegawai ASN, yang mengakibatkan menurunkan mutu ASN Indonesia.

Kedua, melumpuhkan pengawasan sistem merit dan membubarkan KASN. Itu tujuannya dalam rangka melumpuhkan sistem merit maka lembaga pengawasannya dibubarkan.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Ribuan Honorer K2 akan Kepung KASN yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum War....Wab....

Sumber: jpnn

Di Daerah, Banyak Guru Honorer Pakai SK Buatan Sendiri.

ina-edu -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.... Bapak/Ibu/Rekan-rekan dimanapun anda berada, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.fokuspendidikan.com menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Di Daerah, Banyak Guru Honorer Pakai SK Buatan Sendiri, selengkapnya dibawah ini.....

foto ilustrasi guru honorer
ina-edu -- Keberadaan‎ guru honorer dikeluhkan para kepala Dinas Pendidikan (Diknas) provinsi maupun kabupaten.

Pasalnya, dari hasil pemeriksaan dokumen, banyak guru honorer yang SK-nya dibuat sendiri.esy

Seperti yang diutarakan Kadis Diknas Sulawesi Selatan (Sulsel) Irman Yasin. Pascapengalihan guru SMA/MA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi, ada enam ribuan guru honorer yang SK-nya dibuat sendiri.

"Jadi dari pendataan, ada empat SK guru honorer. SK yang dibuat gubernur, bupati/walikota, kepala sekolah, dan dibuat oleh guru honorer. Jumlahnya lumayan banyak loh yang SK-nya dibuat sendiri," kata Irman di Rembuknas Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (27/1).

(Baca Juga:

Sementara Kadis Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo Abdul Waris mengatakan, masalah guru honorer masih mendominasi di daerah otonom baru.

Lantaran guru PNS-nya lebih sedikit dari honorer.

"Ini harus dipikirkan bersama karena kurangnya guru PNS bukan hanya di Boalemo, tapi juga daerah pemekaran lainnya," ujarnya.

Dengan banyaknya guru honorer, membuat daerah kesulitan membayar gaji meski pun ada bantuan dana BOS.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Di Daerah, Banyak Guru Honorer Pakai SK Buatan Sendiri, yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Sumber: jpnn

Revisi UU ASN Pintu Masuk Bagi 439 Ribu Honorer jadi PNS

ina-edu -- Assalamu’alaikum War....Wab.....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam bahagia selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Revisi UU ASN Pintu Masuk Bagi 439 Ribu Honorer jadi PNS....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- Sebanyak 439 ribu pegawai honorer berpeluang diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Saat ini, DPR sedang menggodok revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Aturan akan menjadi payung hukum untuk pengangkatan pegawai honorer.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Arif Wibowo menyatakan, nasib pegawai honorer selama ini memang belum jelas. Sebab, tidak ada payung hukum yang menaungi mereka.

Tentu, lanjut dia, mereka sangat rentan mendapat diskriminasi dan kesewenang-wenangan.

’’Mereka bisa dengan mudah diberhentikan. Pejabat terkait bisa dengan mudah memindah atau memutus kontrak kerja mereka,’’ katanya.

Legislator asal Madiun, Jatim, itu menyatakan, untuk melindungi hak-hak mereka, DPR mengusulkan revisi Undang-Undang Nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam revisi itu, bakal dicantumkan ketentuan pengangkatan pegawai honorer. ’’Dengan undang-undang itu, pemerintah punya payung hukum untuk mengangkat mereka,’’ kata dia.

Arif mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 439 ribu pegawai honorer yang dijanjikan pemerintah untuk diangkat sebagai PNS.

Tetapi, hingga sekarang, mereka belum juga menjadi PNS. Pegawai-pegawai itulah yang akan menjadi fokus perhatian dengan tetap melakukan proses verifikasi dan validasi. ’’Tentu akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara,’’ katanya.

Politikus PDIP itu menyatakan, setelah pengangkatan seluruh pegawai honorer sebagai PNS, tidak boleh lagi ada pejabat mempekerjakan pegawai honorer. Yang ada hanya PNS.

’’Dengan aturan itu, tidak akan muncul lagi persoalan pegawai honorer yang sudah lama tidak terselesaikan,’’ terang Arif.

(Baca Juga:

Wakil Ketua Komisi II Lukman Edy menambahkan, DPR sangat serius mengatasi persoalan pegawai honorer. Selama ini banyak pengaduan yang masuk terkait nasib mereka yang tidak jelas.

’’DPR tidak tinggal diam, tetapi mencari solusi yang tepat. Yaitu, merevisi undang-undang,’’ katanya.

Menurut Lukman, sebenarnya yang lebih berkompeten dalam birokasi adalah pemerintah. Seharusnya pemerintah yang mengajukan revisi undang-undang tersebut. Namun, saat ini revisi Undang-Undang ASN sudah disahkan menjadi inisiatif DPR.

Karena itu, pemerintah bisa melakukan kajian terhadap usul tersebut. ’’Ini sudah disetujui dan kami harus ikut,’’ ungkap dia.

Lukman menambahkan, pemerintah harus melakukan kajian secara mendalam, bahkan punya peluang untuk menolak usulan itu.

Namun keputusan akhir akan ditentukan dalam pembahasan bersama antara DPR dan pemerintah. Sebab, parlemen tidak bisa sendirian membahas undang-undang.

Sementara itu, Ketua Forum Bidan Desa PPT Indonesia Lilik Dian Ekasari menyatakan, pihaknya sangat mendukung rencana pengangkatan pegawai honorer.

Banyak sekali bidan desa berstatus pegawai tidak tetap (PTT) yang nasibnya tidak jelas. Mereka sudah bekerja cukup lama, tetapi sampai sekarang masih sebagai pegawai tidak tetap.

Dia mengungkapkan, tahun lalu terdapat 42.245 orang yang mengikuti computer assisted test (CAT).

’’Kami mendesak pemerintah segera mengumumkan CPNS bidan desa,’’ terang dia saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Lilik menjelaskan, persoalan pegawai honorer kadang menjadi ladang pungli bagi oknum pejabat.

Berkali-kali bidan desa menjadi korban pungli saat perpanjangan kontrak kerja. Dia yakin, jika mereka diangkat menjadi PNS, tidak ada lagi praktik melanggar hukum itu. 

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Revisi UU ASN Pintu Masuk Bagi 439 Ribu Honorer jadi PNS yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum War....Wab....

Sumber: jpnn

Thursday, January 26, 2017

Revisi UU ASN disahkan, Puluhan Honorer K2 Langsung Sujud Syukur

ina-edu -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.... Bapak/Ibu/Rekan-rekan dimanapun anda berada, salam bahagia selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang ....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- Ratusan honorer kategori dua (K2) dan pegawai kontrak tak bisa menahan rasa harunya begitu revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) disahkan menjadi RUU usulan DPR RI dalam sidang paripurna, Selasa (24/1).

Mereka tak bisa berkata-kata, sebagian besar honorer baik laki-laki maupun perempuan hanya menangis dan langsung sujud syukur.

"Alhamdulillah ya Allah. Ini hadiah terindah bagi kami kaum teraniaya," kata‎ Imam Supriatna, korwil Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Jawa Barat kepada JPNN.

Ketum FHK2I Titi Purwaningsih menambahkan, sujud syukur ini‎ sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Allah SWT.

(Baca Juga:
Sebab, hari ini mereka beri berkah untuk menuju PNS dengan disahkannya revisi UU ASN sebagai RUU usulan DPR‎.

Usai sujud syukur, honorer K2 yang terdiri dari perwakilan 15 korwil di 15 provinsi ini langsung bergerilya ke ruangan anggota DPR.

Salah satu yang dituju adalah Arief Wibowo yang menjadi ketua Panja RUU ASN.

"Kami mau ke Pak Bambang Riyanto juga, tapi beliau sedang tugas ke Bengkulu. Jadi komunikasi lewat telepon saja, kami berte‎rima kasih kepada seluruh anggota DPR. Ibu Rieke Dyah Pitaloka, dan seluruh anggota DPR lainnya. Tanpa mereka, nasib kami akan terus terzalimi," ucap Titi.

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Sumber: jpnn

Kementerian PAN-RB Siapkan Aturan Teknis Redistribusi Guru

ina-edu -- Assalamu’alaikum War....Wab.....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam bahagia selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs berita www.ina-edu menyajikan info Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Berikut info tentang Kementerian PAN-RB Siapkan Aturan Teknis Redistribusi Guru....selengkapnya dibawah ini.....


ina-edu -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan pemerintah tengah menyiapkan aturan teknis untuk meredistribusi guru agar jumlahnya di tiap daerah seimbang. “Banyak daerah yang masih berlebih, nanti kita redistribusi,” kata Asman di Bandung, Rabu, 25 Januari 2017. 

Asman berujar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara masih melakukan pemetaan sebaran guru di masing-masing daerah di Indonesia. “Kami lagi melakukan maping,” kata dia. 

Menurut Asman, posisi guru saat ini njomplang. Sejumlah daerah berlebih sementara daerah lainnya kekurangan. “Ke depan gak bisa lagi terjadi seperti itu. Kalau sudah ditempatkan di satu daerah, kami kontrak minimal 5 tahun atau 10 tahun. Jangan sampai dia ikut tim sukses bupati, nanti begitu bupati terpilih, pindah,” katanya.

Asman menuturka sedang mempersiapkan teknis pendistribusian. “Nanti teknisnya akan diatur scara khusus,” kata dia. Dia enggan merinci pengaturan tersebut dengan alasan sudah masuk ranah teknis. 

Dalam rilisnya, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melansir Provinsi DKI Jakarta sebagai daerah dengan jumlah guru terbanyak di Indonesia. “Sebaran kompoisi guru di tingkat provinsi paling banyak berada di DKI dengan jumlah 33.037 guru,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohamad Ridwan. 

(Baca Juga:

Sebaliknya, provinsi dengan kompoisisi sebaran guru terendah berada di Kalimantan Utara dengan jumlah hanya 1.116 guru.  Sementara di level kabupaten/kota, daerah dengan jumlah guru terbanyak ada di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang memiliki 11.657 guru. Dan terendah berada di daerah Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, dengan jumlah guru hanya 42 orang.

BKN menyatakan data sebaran guru belum merata. Selain soal jumlah, masalah kualitas guru satu daerah dengan yang lainnya juga belum merata. Presiden Joko Widodo meminta penghitungan ulang penyebaran aparatur sipil negara agar merata di Indonesia, dengan fokus utamanya pada sebaran guru. 

Info selengkapnya klik DISINI.!

Demikian Info terkini terkait Kementerian PAN-RB Siapkan Aturan Teknis Redistribusi Guru yang bisa kami bagikan, Tetap kunjungi situs kami di www.ina-edu Kami akan mengaupdate informasi anda yang aktual dan populer yang dilansir dari berbagai sumber yang terpercaya seputar Pendidikan, Guru, PNS, Honorer, CPNS, Gaji & Tunjangan. Apabila Info Ini bermanfaat tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum War....Wab....

Sumber: tempo